DESA TANGGEAU LAKSANAKAN REMBUK STUNTING TAHUN 2024
- Aug 13, 2024
- SELAMET KURNIAWAN RIANDINATA
- KESEHATAN, PENDIDIKAN, TANGGEAU
Tanggeau - Telah berlangsung Rembuk Stunting di Desa Tanggeau pada Rabu (07/08)
Rembuk stunting Desa merupakan tangkaian pertemuan yang dilakukan Desa dalam rangka membahas hasil perumusan kegiatan melalui diskusi terarah (Focus Group Discussion) untuk membuat membahas dan menetapkan komitmen Desa dalam menetapkan program atau kegiatan pencegahan dan penanganan konvergensi stunting Desa. Kegiatan ini merupakan kegiatan Pra Musyarah Desa penyusunan RKP Desa tahun perencanaan (tahun selanjutnya) dalam hal ini tahun 2025 sekaligus mengevaluasi kegiatan penangana konvergensi stunting pada tahun berjalan.
Rembuk Stunting Desa ini merupakan output kegiatan dari diskusi-diskusi kelompok yang dilakukan oleh pemerintah Desa, lembaga Desa, ataupun pegiatn Desa lainnya melalui forum Rumah Desa Sehat (RDS) yang membahas kondisi terkini dibidang kesehatan khususnya dari hasil pemantauan oleh Kader Pembangunan Desa (KPM).
Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Bapak Hasrullah, S.KM sebagai perwakilan dari UPTD Puskesmas Polinggona, Bapak Ridwan, SP. selaku perwakilan Pemerintah Kecamatan Polinggona, Ibu Taru Devi Lestari, A.Md.Keb. dan Bapak Mustakim dari Balai Bangga Kencana dan KB Kecamatan Polinggona.
Kepala Desa Tanggeau, Bapak Susanto berharap agar kegiatan rembuk ini dapat menghasilkan evaluasi dari program penanganan stunting yang telah dilakukan dan usulan-usulan untuk tahun depan dapat tepat sasaran.
"Beberapa program yang kita sudah lakukan untuk tahun ini dalam rangka konvergensi stunting seperti kebun gizi, pelayanan posyandu, fasilitasi air bersih dan jamban, dan sebagainya. Makanya angka stunting kita Alhamdulillah bisa menurun yang pada awal tahun 12 anak sekarang tinggal 3 anak." Tambah Kepala Desa Tanggeau.
"Prevalensi stunting di Desa Puudongi sampai Juni Tahun 2024 ada 40 sasaran balita yang ada di Tanggeau, masih ada 3 balita yang terindikasi stunting ." Kata Pak Hasrullah, S.KM.
Selain itu, apresiasi juga diberikan oleh Puskesmas dan Balai Bangga Kencana kepada Pemerintah Desa Tanggeau yang cukup baik dalam mengurangi angka anak terindikasi stunting di desa.
Beberapa usulan kegiatan yang prioritas untuk dimasukkan dalam RKP Desa Tahun 2025 diantaranya PMT bayi dan balita, PMT Bumil dan KEK, parenting paud, pembinaan remaja putri, penyediaan konseling pengasuhan anak, mobilair di pelayanan kesehatan, pelayanan Dashat, intervensi 3 anak terindikasi stunting, air bersih dan sanitasi bagi warga, dan sebagainya.
#kim_kolaka
#kimdesatanggeau
#diskominfokolaka