PEMERINTAH DESA TANGGEAU GELAR PELATIHAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBUATAN PAKAN TERNAK ALTERNATIF HEWAN RUMINANSIA
- Nov 06, 2025
- SELAMET KURNIAWAN RIANDINATA
- POLINGGONA, PETERNAKAN, TANGGEAU
Tanggeau - Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan ternak dan mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap ketersediaan pakan, Pemerintah Desa Tanggeau melaksanakan pelatihan pembuatan pakan ternak alternatif berupa silase. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Tanggeau pada Kamis, 6 November 2025, dan diikuti oleh para peternak dari desa setempat dengan antusias.
Silase merupakan pakan ternak hasil fermentasi dari bahan hijauan seperti rumput, jagung, atau dedaunan yang disimpan dalam kondisi anaerob (tanpa udara). Proses ini bertujuan untuk mengawetkan kandungan nutrisi pakan sehingga dapat digunakan saat musim kemarau ketika pakan segar sulit diperoleh.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Dari kalangan akademisi hadir para dosen dari Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka), yaitu Ibu Wa Laili Salido, S.Pt., M.Si. selaku pemateri utama, didampingi oleh Ibu Husnaeni, S.Pt., M.Si. (Kaprodi Peternakan USN Kolaka), Bapak drh. La Ode Muhammad Aswad Salam, M.Si. (Dosen Prodi Peternakan), serta Ibu Masitah, S.P., M.Si. (Wakil Dekan I Fakultas FPPP USN Kolaka). Sementara dari kalangan praktisi hadir Bapak Esa Suarsa, S.P., Penyuluh Peternakan dari BPP Watubangga.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tanggeau, Bapak Susanto, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para narasumber dan peserta pelatihan. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah desa dalam meningkatkan kapasitas peternak lokal.
“Musim kemarau seringkali menjadi tantangan bagi para peternak karena sulitnya memperoleh pakan hijauan segar. Melalui pelatihan ini, kita belajar bagaimana membuat pakan alternatif yang bergizi dan tahan lama. Harapan saya, ilmu yang diperoleh hari ini dapat diterapkan dan dikembangkan oleh para peternak di Desa Tanggeau,” ujar Bapak Susanto dalam sambutannya.
Dalam penyampaiannya, Ibu Wa Laili Salido, S.Pt., M.Si. memberikan materi teori mengenai komposisi dan nutrisi pakan ternak yang seimbang untuk menjaga produktivitas ternak. Sedangkan sesi praktik pembuatan silase langsung dipandu oleh Bapak Esa Suarsa, S.P., yang menunjukkan teknik pengolahan pakan fermentasi dengan peralatan sederhana yang mudah diterapkan oleh peternak.
Kepala Desa Tanggeau menambahkan bahwa pelatihan semacam ini akan terus didorong sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal di sektor peternakan. Desa Tanggeau sendiri memiliki populasi ternak sapi yang cukup besar, di mana hampir setiap keluarga memiliki sapi sebagai sumber penghasilan utama. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peternak dapat menghasilkan pakan alternatif berkualitas untuk menjaga keberlangsungan usaha peternakan di tengah tantangan perubahan musim.